5 Cara Merawat Jam Tangan Water Resistance

Watch Guide
Apr, 2026
3 min read
5 Cara Merawat Jam Tangan Water Resistance

Jam tangan dengan fitur water resistance dilengkapi dengan gasket (karet atau seal) untuk menutup celah-celah jam sehingga air, uap, an debu tidak masuk. Meski dirancang tahan terhadap tekanan air, bukan berarti jam tangan water resistance “tahan air” dalam situasi apapun. Oleh sebab itu, penting untuk memahami cara-cara merawat jam tangan tersebut agar fitur tersebut tidak jadi “pedang bermata dua” yang malah dapat membuat jam tangan rusak.

1. Pahami Rating Water Resistance Jam Tangan

Setiap jam tangan dengan fitur water resistance memiliki tingkatannya masing-masing, beberapa diantaranya adalah 3 ATM (30 meter), 5 ATM (50 meter), bahkan 100 ATM (1.000 meter). Banyak yang salah kaprah terhadap angka ini. Misalnya: untuk jam 3 ATM, dikira dapat dibawa menyelam ke air dengan kedalaman 30 meter. Padahal, artinya adalah jam tersebut lolos uji untuk tekanan statis pada air kedalaman 30 meter. Apabila Anda gunakan jam tersebut untuk menyelam, tekanannya bukan statis, tapi dinamis. Mengapa dinamis? Sebab ketika menyelam, tangan Anda bergerak mengayun, berenang, dan lainnya. Itu sebabnya ketahanannya berbeda.

Umumnya, jam yang aman dipakai berenang butuh minimal 10 ATM, dan mulai aman dipakai diving di minimal 20 ATM. Di bawah itu, jam aman bila terkena air di kegiatan sehari-hari, seperti ketika mencuci tangan, mencuci piring, terkena percikan air hujan ringan, dan lainnya.

2. Pastikan Crown Tertutup Rapat

Crown (semacam kenop yang digunakan untuk mengatur waktu) harus sudah ditekan atau diputar hingga benar-benar tertutup. Apabila tidak, air tetap dapat masuk dan merusak komponen jam. Maka, penting untuk menutupnya rapat-rapat dan jangan memutar crown dalam keadaan basah.

3. Bilas Jam dengan Air Tawar Setelah Terkena Air Laut

Air laut mengandung garam dan sifatnya korosif, maka dapat merusak finishing dan gasket jam. Pastikan fitur water resistance jam tangan Anda minimal 10 ATM apabila ada kemungkinan terkena air laut. Selain itu, jangan biarkan jam tangan kena air laut terlalu lama. Membilas jam dengan air tawar membantu menjaga komponen jam tangan.

4. Keringkan Jam Setelah Terkena Air

Noda air tetap dapat terbentuk apabila air tidak dikeringkan dengan benar. Oleh sebab itu, gunakan kain lembut untuk mengeringkan jam tangan setelah jam terkena air.

5. Cek Secara Berkala

Water resistance tidak bersifat permanen. Pemeriksaan rutin saat service membantu memastikan gasket dan segel masih berfungsi dengan baik.

Dengan kebiasaan yang tepat, fitur water resistance dapat melindungi jam tangan mewah Anda secara optimal. Lakukan juga servis secara berkala agar fiturnya terus berfungsi dengan baik. Anda bisa melakukan servis rutin dan lengkap di The Watch Collections.

Frequently Asked Questions (FAQ):

1. Apakah jam water-resistant berarti bisa dibawa menyelam?
Tidak selalu. Rating water resistance menunjukkan tekanan statis yang dapat ditahan, bukan kedalaman selam. Untuk berenang, minimal 10 ATM, sedangkan diving butuh minimal 20 ATM.

2. Mengapa crown harus selalu tertutup rapat?
Jika crown tidak tertutup atau disetel saat basah, air dapat masuk dan merusak komponen jam. Menutup crown dengan rapat menjaga ketahanan air tetap optimal.

3. Apakah perlu membilas jam setelah terkena air laut?
Ya, air laut mengandung garam yang korosif. Membilas dengan air tawar membantu menjaga finishing dan gasket agar tidak cepat rusak.

4. Bagaimana cara mengeringkan jam setelah terkena air?
Gunakan kain lembut untuk mengeringkan jam secara menyeluruh agar tidak meninggalkan noda atau residu air.

5. Apakah water resistance bersifat permanen?
Tidak, water resistance bisa menurun seiring waktu. Pemeriksaan rutin saat servis membantu memastikan gasket dan seal masih berfungsi dengan baik.

Anda Mungkin Juga Menyukai Jam Tangan Ini

No suggestions available

Langganan Newsletter Kami

Selalu Dapatkan Informasi dan Artikel Terbaru

Article CTA