Movement adalah “jantung” dari jam tangan mewah, fungsinya bukan hanya penunjuk waktu, tapi ada nilai seni, teknik, dan bahkan ada nilai tradisi yang diwariskan selama puluhan hingga ratusan tahun. Memilih movement yang tepat sangat penting sebelum Anda membeli jam tangan mewah. Secara umum ada 2 kategori movement, yaitu mekanikal (automatic dan manual wind), dan quartz. Apa perbedaannya dan mana yang paling cocok untuk Anda? Berikut penjelasannya.
1. Cara Kerja
Manual: menggunakan pegas utama (mainspring) sebagai sumber energi. Pengguna harus memutar crown secara manual untuk mengencangkan pegas, yang kemudian akan melepaskan energi secara perlahan untuk menggerakkan jarum jam.
Automatic: sama seperti manual, movement ini juga menggunakan pegas utama, tapi ada tambahan rotor yang mengikuti gerakan pergelangan tangan. Gerakan itu dapat otomatis mengisi energi ke pegas utama tanpa perlu diputar manual setiap hari.
Quartz: sumber energinya adalah baterai. Arus listrik dari baterai menggerakkan kristal quartz, lalu menggerakkan jarum jam.

2. Akurasi
Manual: akurat, tapi dapat terjadi penyimpangan waktu apabila Anda tidak memutar crown.
Automatic: akurat, tapi penyimpangan waktu tetap dapat terjadi apabila jam jarang digunakan. Sebab, cara jam automatic mengisi energi adalah ketika digunakan di pergelangan tangan yang bergerak. Apabila Anda jarang menggunakan jam tersebut, kemungkinan penyimpangan waktu lebih besar.
Quartz: sumber energinya stabil karena dari baterai sehingga umumnya sangat akurat.

3. Perawatan
Manual: memerlukan pemutaran crown rutin agar tetap berjalan. Selain itu, tetap membutuhkan servis berkala untuk menjaga performa mesin dalam jangka panjang.
Automatic: memerlukan servis rutin agar performanya optimal. Jika tidak digunakan dalam waktu lama, jam bisa berhenti dan perlu disetel ulang sebelum dipakai kembali.
Quartz: biasanya hanya membutuhkan penggantian baterai secara berkala, jarang membutuhkan servis movement yang kompleks.

4. Karakter Movement
Manual: identik dengan tradisi dan pengalaman personal. Ritual memutar crown secara berkala itu menjadi pengalaman unik yang dapat membangun koneksi mendalam antara Anda dengan jam tersebut.
Namun, bila Anda lebih suka jam yang modern dan praktis tanpa mengurangi nilai craftsmanship-nya, Anda cocok dengan jam automatic.
Automatic: mengedepankan nilai craftsmanship ditambah dengan nilai kepraktisan. Artinya, jam dengan movement ini tetap terlihat kompleks secara komponen, tapi Anda masih dapat menemukan nilai seni di dalamnya.
Quartz: praktis dan fungsional. Fokus utamanya adalah ketepatan waktu dan kemudahan penggunaan, bukan kompleksitas mekanikal atau nilai tradisi.

Bagaimana Menentukan yang Cocok untuk Anda?
1. Kebiasaan Sehari-hari
Jika Anda memiliki mobilitas tinggi dan menginginkan jam yang selalu siap dipakai tanpa banyak perhatian, quartz bisa menjadi pilihan paling praktis. Anda tidak perlu memikirkan winding atau power reserve, cukup memastikan baterai dalam kondisi baik.
Sebaliknya, jika Anda menggunakan jam setiap hari dan menyukai mekanikal tanpa harus memutar crown secara rutin, automatic menawarkan keseimbangan antara kepraktisan dan nilai craftsmanship.
Untuk Anda yang menikmati ritual dan interaksi personal dengan jam tangan, manual wind memberikan pengalaman yang lebih intim dan autentik.
2. Pengalaman Horologi yang Anda Inginkan
Apabila Anda menyukai pengalaman yang personal, emosional, dan ada kesan klasik, Anda cocok dengan jam tangan manual. Ritual memutar jam secara berkala itu menjadi pengalaman unik tersendiri yang dapat membangun koneksi mendalam antara Anda dengan jam tersebut. Namun, bila Anda lebih suka jam yang modern dan praktis tanpa mengurangi nilai craftsmanship-nya, Anda cocok dengan jam automatic.
3. Desain Jam yang Sesuai Preferensi Anda
Jenis movement juga memengaruhi desain dan ketebalan jam.
Jam dengan movement manual wind umumnya memiliki profil yang lebih tipis karena tidak menggunakan rotor seperti pada automatic. Hal ini membuatnya terlihat lebih ramping dan elegan di pergelangan tangan, cocok untuk gaya formal.
Movement automatic cenderung sedikit lebih tebal karena adanya rotor di dalam mesin. Namun, tambahan ketebalan ini sering kali sebanding dengan kenyamanan penggunaan sehari-hari karena tidak perlu winding manual.
Quartz sendiri biasanya memungkinkan desain yang lebih fleksibel, termasuk model yang sangat tipis atau sangat sporty, tergantung konstruksi dan konsep desainnya.
Aspek | Manual Wind | Automatic | Quartz |
|---|---|---|---|
Sumber Energi | Pegas (mainspring) | Pegas (mainspring) + rotor | Baterai |
Pengisian Energi | Diputar manual | Otomatis saat pergelangan tangan bergerak | Mengganti baterai ketika habis |
Akurasi | Akurasi menurun jika tidak rutin winding | Akurasi menurun jika jam jarang digunakan | Akurasi stabil selama baterai tidak habis |
Kecocokan | Pecinta horologi klasik | Pecinta jam mekanik yang lebih simple | Ingin jam yang lebih praktis |
Setiap movement memiliki keunggulannya masing-masing. Jelajahi koleksi The Watch Collections untuk melihat berbagai jam tangan mewah dengan berbagai macam movement. Kami juga dapat membantu Anda menemukan jenis movement apa yang paling cocok untuk Anda.
1. Apa itu jam tangan manual wind?
Jam tangan manual wind menggunakan pegas utama yang harus diputar secara manual agar jam tetap berjalan.
2. Apa perbedaan jam automatic dengan manual wind?
Jam automatic memiliki rotor yang mengisi energi dari gerakan tangan, jadi tidak perlu diputar manual setiap hari.
3. Apakah jam quartz lebih akurat?
Ya, karena energi berasal dari baterai yang stabil, jam quartz biasanya lebih tepat dibanding jam mekanikal.
4. Bagaimana perawatan jam tangan berbeda tiap movement?
Manual dan automatic membutuhkan servis rutin, sementara quartz cukup diganti baterainya secara berkala.
5. Movement mana yang cocok untuk saya?
Pilih manual jika ingin pengalaman klasik dan personal, automatic untuk keseimbangan antara kepraktisan dan craftsmanship, atau quartz untuk akurasi dan kemudahan.
Selalu Dapatkan Informasi dan Artikel Terbaru